Presiden Demokratik Timor Leste Mr. Francisco Guttere Lu Olo beserta isteri Mrs. Cidalia Mozinho Lu OloPresiden Demokratik Timor Leste, Mr. Francisco Guterres Lu Olo bersama isteri Mrs. Cadalia Mozinho Lu Olo

Banner Kunjungan Presiden Timor Leste

Kunjungan Presiden Demokratik Timor Leste, Mr. Francisco Guterres Lu Olo bersama isteri Mrs. Cadalia Mozinho Lu Olo beserta jajarannya pada hari Kamis, 28 Juni 2018 pukul 13.56 - 14.48 WIB berjumlah 40 orang ke ADS (Agribusiness Development Station) Cikarawang untuk melihat aktivitas pertanian modern yang dilakukan IPB.  Rombongan tamu kenegaraan Republik Demokratik Timor Leste ini diterima oleh plh Rektor IPB Dr, Drajat Martianto yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB.  Sejumlah mahasiswa IPB asal Timor Leste juga turut hadir.  Dalam kesempatan ini IPB juga menyampaikan bahwa akan menyediakan beasiswa bagi 5 (lima) orang mahasiswa asal Timor Leste, dan beasiswa lainnya (SEARCA, dll).  Presiden  Francisco Guterres Lu Olo sangat tertarik terhadap:

  1. pengembangan peternakan karena di Timor Leste banyak savana padang pengembalaan yang tidak tergarap dengan baik. 
  2. Pengolahan hasil ternak
  3. Benih hasil penelitian IPB yaitu Pepaya Calina, Nenas dan Pisang
  4. Pengembangan Sorgum

Rombongan mengunjungi mini expo, seperti inovasi unggulan IPB, produk inovasi Fakultas Perikanan, Produk inovasi Fakultas Peternakan dan produk sayuran dan jambu kristal produksi ADS dan mitra.

Rombongan juga meninjau green house dan hidroponik dan aktivitas di packing house.

Aktivitas ADS IPB meliputi:

  1. Analisis permintaan dan perencanaan produksi, menganalisis permintaan pasar dan merumuskan/menyusun strategi produksi.
  2. Penyediaan Bibit; menyediakan bibit yang berkualitas dan terkontrol bagi petani mitra
  3. Percontohan; menyiapkan lahan percobaan sebagai edukasi petani mitra
  4. Pendampingan; melakukan pemantauan secara rutin pelaksanaan kegiatan produksi
  5. Pengemasan; pemilahan, pengemasan dan pelebelaan dari produksi petani mitra di rumah kemas
  6. Pemasaran; pengiriman produksi ke pasar mitra sesuai permintaan
  7. Pembayaran; pembayaran hasil produksi setelah dipotong biaya produksi ke petani
  8. Pelaporan; dokumentasi data untuk evaluasi keberlanjutan

Selain itu Pengembangan agribisnis terpadu produksi dan pemasaran dalam satu paket kegiatan melalui pendampingan dan pemberdayaan masyarakat petani. Fasilitas ADS IPB dibangun di lahan seluas sekitar enam hektar milik IPB. Fasilitas tersebut terdiri dari area pembibitan, lahan produksi sayur dan buah, packing house, lanskap, ruang pertemuan dan perkantoran.

Sebagai tindak lanjut, Kepala Dinas Perindustrian dari Timor Leste akan kembali ke IPB dalam waktu dekat untuk menindaklanjuti kerjasama.

Kerja sama antara Indonesia – Republik Demokratik Timor Leste telah berlangsung baik dan akan terus ditingkatkan. Layaknya hubungan persaudaraan, kedua negara berkomitmen akan saling memberikan dukungan dan terus bergandeng tangan untuk masa depan kedua negara dan masyarakat.

Pemilihan Indonesia sebagai negara pertama dalam kunjungan luar negeri Presiden Timor Leste Guterres merupakan sebuah penghormatan dan simbol positif bahwa kedua negara senantiasa punya itikad baik untuk bertetangga secara harmonis.

“Indonesia dan Timor Leste punya hubungan yang tak bisa dipisahkan. Sejarah mencatat Timor Leste pernah menjadi provinsi termuda di Indonesia. Sejak tahun 1999, Timor Leste akhirnya menjadi negara merdeka. Namun hubungan persaudaraan keduanya tak akan bisa dipisahkan hanya karena sekat perbedaan negara.

Mobil Presiden Timor Leste

Mrs. Cidalia Mozinho Lu Olo dan Bu Dwi Hastuti Drajat

Budidaya Hidroponik

Pejabat yang menyambut kunjungan Presiden Timor LesteFoto para pejabat IPB yang menyambut kedatangan Presiden Demoktatik Timor Leste Francisco Guterres Lu Olo, Kamis 29 Juni 2018 di ADS Cikarawang

Pak Tri Prartono dan Pak Dwi Guntoro

Pak Rinekso Soekmadi, ...., ....

Pak Nunung Nuryartono, ...

Pak I Ketut Mudite Adnyane, ....., Pak Tri Prartono

Siti Amanah Wakil Dekan FEM IPB

 

 

 

Mobil Tamu Negara

Mobil baja

Snipper

Penulis dan Fotografer Anita Handayani